<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Pamulang</title>
	<atom:link href="http://infopamulang.net/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infopamulang.net</link>
	<description>Barometer Warga Pamulang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 May 2013 09:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Swasta Turut Menghijaukan Tangsel</title>
		<link>http://infopamulang.net/1861</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1861#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 09:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1861</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Photo antaranews - Komitmen dan konsistensi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mewujudkan Tangsel Hijau mengundang kepedulian berbagai pihak. Tidak hanya elemen masyarakat, kalangan swasta pun tergerak untuk mempercepat terwujudnya kota yang asri dan nyaman. Hingga kini, sejumlah pihak swasta memberi suport berbagai macam, terutama bantuan pohon penghijauan. Seperti yang dilakukan oleh Auto 2000 [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Ilustrasi Photo <em>antaranews</em></p>
<p>-</p>
<p>Komitmen dan konsistensi Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mewujudkan Tangsel Hijau mengundang kepedulian berbagai pihak. Tidak hanya elemen masyarakat, kalangan swasta pun tergerak untuk mempercepat terwujudnya kota yang asri dan nyaman.</p>
<p>Hingga kini, sejumlah pihak swasta memberi suport berbagai macam, terutama bantuan pohon penghijauan. Seperti yang dilakukan oleh Auto 2000 Cabang BSD pada 12 Juli 2012 lalu. Sebagai wujud Program Astra Green Company, Auto 2000 menyumbangkan 400 pohon penghijauan kepada Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel.</p>
<p>Selang beberapa waktu berikutnya, giliran Bank Permata. Tak tanggung-tanggung. Bank swasta ini menyumbangkan 10 ribu pohon berbagai jenis seperti sawo kecik, srikaya, flamboyan, jabon, mahoni, sengon, trembesi dan tanjung. Selain itu terdapat 100 pohon langka yang terdiri dari jamblang, buah boni, gandaria, lobi-lobi, rukem, rambutan rapiah, kweni, serta mengkudu.</p>
<p>Sumbangan ini diterima langsung oleh Walikota Airin Rachmi Diany di Hutan Kota Witanaharja, Pamulang. Yang menarik, menurut Direktur IT dan Operations Bank Permata Timoty Utama, pihaknya tidak sekedar menyumbangkan pohon saja, melainkan memberi perawatan terhadap pohon-pohon yang ditanam. Bahkan, ke depan, Bank Permata menjanjikan akan menambah kembali sumbangan pohon penghijauan.</p>
<p>Pengembang Bumi Serpong Damai (BSD) juga tidak mau ketinggalan. Selain menyumbangkan pohon untuk penghijauan Tangsel, BSD juga menyumbangkan Hutan Kota BSD untuk dikelola Pemkot Tangsel. Bahkan, setiap tahunnya BSD juga mengadakan kegiatan Festival Hijau BSD City yang dilakukan dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.</p>
<p>Tidak hanya itu. Pemilik Taman Wisata Tanah Tingal di Jombang Kecamatan Ciputat juga telah bertemu Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Tujuannya, pemilik Tanah Tingal ingin menyerahkan pengelolaan Tanah Tingal ini kepada Pemkot Tangsel untuk dijadikan hutan kota. Seperti diketahui, Tanah Tingal memiliki luas sekitar 10 hektare. Di sini, ditanam berbagai jenis pepohonan yang langka.</p>
<p>Menurut Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, saat ini berbagai pengembang perumahan memang telah menyerahkan lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) kepada pihaknya. Perumahan ini tersebar di Bintaro Pondok Aren, Pamulang 2, Witanaharja Pamulang dan sejumlah lainnya. Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP), secara bertahap akan melakukan penanaman di lahan tersebut.</p>
<p>Ribuan batang pohon bantuan dari pihak swasta juga akan ditanami di tujuh kecamatan yang ada di Tangsel. Penanaman ini dilakukan mulai awal bulan November 2012. Untuk itu, BLHD bekerja sama dengan 3 bank yakni Bank Permata, Bank Danamon dan BNI. “Ketertarikan perusahaan-perusahaan tersebut karena punya komitmen yang sama yakni untuk sama-sama menghijaukan Tangsel,” jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany juga tidak henti-hentinya meminta agar pihak swasta terus memberi dukungan bagi Pemkot Tangsel untuk mendukung gerakan penghijauan. ”Kami berharap kegiatan ini terus dilakukan, tidak hanya Bank Permata, BNI dan Danamon saja, tapi juga yang lainnya,” kata Airin.</p>
<p><a href="http://metrotangsel.com/swasta-turut-menghijauan-tangsel/" target="_blank"><strong>MetroTangsel</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1861/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suami Rajin Minum Susu Bikin Istri Lebih Cepat Hamil</title>
		<link>http://infopamulang.net/1857</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1857#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 09:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1857</guid>
		<description><![CDATA[Photo .thisisdairyfarming - Mungkin cara ini bisa dicoba bagi Anda yang saat ini mendambakan hadirnya buah hati dalam keluarga. Baru-baru ini penelitian di AS menemukan cara efektif dalam meningkatkan kesuburan pria. Tim peneliti dari University of Michigan Health System menyatakan bahwa, pria yang rajin minum susu memiliki sperma yang mampu bergerak lebih aktif dan spontan, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Photo <em>.thisisdairyfarming</em></p>
<p>-</p>
<p>Mungkin cara ini bisa dicoba bagi Anda yang saat ini mendambakan hadirnya buah hati dalam keluarga. Baru-baru ini penelitian di AS menemukan cara efektif dalam meningkatkan kesuburan pria.</p>
<p>Tim peneliti dari University of Michigan Health System menyatakan bahwa, pria yang rajin minum susu memiliki sperma yang mampu bergerak lebih aktif dan spontan, sehingga bisa memperbesar peluang kehamilan.</p>
<p>Peneliti menganggap bahwa tingginya kandungan kalsium pada susu dapat membantu meningkatkan produktivitas sperma dan fungsinya, seperti dilansir Livestrong.</p>
<p>Hasil penelitian serupa juga ditunjukkan oleh The American Pregnancy Association, yang menjelaskan bahwa kalsium pada susu dapat membantu perkembangan janin dan embrio pada masa kehamilan. Para pakar pun merekomendasikan agar wanita hamil mengonsumsi susu setiap hari untuk mendapatkan asupan kalsium yang memadai.</p>
<p>Bahkan mereka juga merekomendasikan untuk minum susu sebelum melakukan hubungan seks, agar kualitas sperma dan kebugaran tubuh bisa meningkat secara signifikan untuk memperbesar peluang kehamilan.</p>
<p><a href="http://id.she.yahoo.com/suami-rajin-minum-susu-bikin-istri-lebih-cepat-025526437.html" target="_blank"><strong>Yahoo</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1857/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Pengakuan Gadis Bercadar Pemotong &#8216;Burung&#8217;</title>
		<link>http://infopamulang.net/1853</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1853#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 07:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1853</guid>
		<description><![CDATA[Photo Tempo - Neng Nurhasanah, tersangka pemotongan &#8220;burung&#8221; Abdul Muhyi, 21 tahun, mengaku mengenal korban lewat missed call di telepon selulernya sekitar tiga bulan yang lalu. &#8220;Awalnya karena missed call, terus berlanjut SMS-an,&#8221; katanya saat diperiksa penyidik di Polsek Pamulang, Selasa, 21 Mei 2013. Saat berkenalan lewat telepon itu, Muhyi selalu memanggil Neng Nurhasanah dengan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Photo <em>Tempo</em></p>
<p>-</p>
<p>Neng Nurhasanah, tersangka pemotongan &#8220;burung&#8221; Abdul Muhyi, 21 tahun, mengaku mengenal korban lewat missed call di telepon selulernya sekitar tiga bulan yang lalu. &#8220;Awalnya karena missed call, terus berlanjut SMS-an,&#8221; katanya saat diperiksa penyidik di Polsek Pamulang, Selasa, 21 Mei 2013.</p>
<p>Saat berkenalan lewat telepon itu, Muhyi selalu memanggil Neng Nurhasanah dengan nama Umay. &#8220;Saya tidak tahu Umay itu siapa, tapi karena dia terus sebut nama Umay, ya udah saya iyakan saja,&#8221; katanya. Ternyata komunikasi yang intens via telepon seluler itu berlanjut dengan ajakan pertemuan.</p>
<p>Menurut Neng, Muhyi sering kali mengajaknya bertemu, tapi ia selalu menolak. Namun, ajakan pada Senin malam, 13 Mei 2013, tak bisa ditolak lagi oleh wanita berusia 22 tahun itu. &#8220;Saya tidak enak karena janjian sebelumnya tidak pernah jadi,&#8221; katanya. Senin malam sekitar pukul 7 mereka janjian ketemu di depan kampus Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang Selatan.</p>
<p>Untuk menemui Muhyi, Neng mengaku harus naik angkutan umum dari Kosambi hingga Pamulang. &#8220;Jam 7 saya sampai di depan Unpam, dan di sana Muhyi sudah ada menggunakan motor,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah itu, Muhyi mengajaknya berkeliling. Sejumlah lokasi yang sepi di Sawangan hingga Pamulang disinggahi. &#8220;Ia selalu mengajak saya ke tempat yang sepi dan mengajak begituan (berhubungan intim),&#8221; kata Neng.</p>
<p>Selama perjalanan mereka malam itu, Neng mengaku dua kali dipaksa berhubungan badan. Pertama kali Muhyi melakukannya di toilet sebuah masjid. Masjid tersebut, kata Neng, mereka singgahi setelah lama berputar-putar di sekitar Sawangan dan Pamulang. &#8220;Karena saya bukan orang sini (Pamulang), saya tidak tahu nama masjid dan lokasinya di mana,&#8221; katanya.</p>
<p>Muhyi memaksa ikut masuk ketika Neng sedang di dalam toilet untuk buang air kecil. &#8220;Di dalam toilet menyingkapkan rok saya dan memasukkan alat kelaminnya hingga beberapa kali. Tapi, belum tuntas, keburu ada orang datang,&#8221; katanya.</p>
<p>Aksi bejat Muhyi tersebut ternyata dicurigai oleh warga setempat. Mereka mengusir kedua muda-mudi itu. &#8220;Cepat pergi dari sini, kalau tidak kami panggilkan ketua RT,&#8221; kata Neng menirukan warga yang memergoki mereka indehoy di area masjid tersebut.</p>
<p>Gagal melampiaskan nafsunya membuat Muhyi penasaran. Ia terus mengajak Neng berputar-putar mencari lokasi yang strategis. &#8220;Perjalanan kami cukup jauh, saya dibawa ke Sawangan, Pondok Cabe, dan Cirendeu,&#8221; kata Neng.</p>
<p>Di tengah perjalanan yang sepi, kata Neng, Muhyi menghentikan sepeda motor Yamaha Vega-nya. Ia mengajak Neng untuk berhubungan intim lagi. Karena dipaksa, akhirnya Neng mengikuti kemauan Muhyi tersebut. &#8220;Di situ ia melakukannya sampai tuntas dan keluar spermanya,&#8221; kata Neng.</p>
<p>Setelah selesai, kata Neng, Muhyi malah memberinya uang. &#8220;Tapi pemberian uang itu saya tolak,&#8221; katanya. Muhyi sempat mengatakan bahwa Neng sudah tidak perawan lagi. &#8220;Kamu sudah tidak perawan lagi, yah,&#8221; kata Muhyi seperti ditirukan Neng.</p>
<p>Mendengar perkataan seperti itu, Neng mengatakan bahwa ia masih perawan dan belum melakukan hubungan intim dengan siapa pun. Sekitar pukul 04.00, Muhyi mengajak Neng makan nasi goreng di depan Universitas Pamulang. Setelah makan, Muhyi meminta agar Neng pulang dengan naik angkutan umum. &#8220;Dia beri tahu saya naik angkot apa untuk pulang dan memberi ongkos juga,&#8221; kata Neng.</p>
<p>Menjelang perpisahan pada pagi buta tersebut, Neng berbisik kepada Muhyi ingin melihat &#8220;burung&#8221;-nya untuk terakhir kali. Mendengar permintaan aneh itu, Muhyi langsung mengajak Neng masuk ke dalam kantin kosong dan sepi di depan Unpam. &#8220;Di situ ia membuka celananya, dan ketika &#8220;burung&#8221;-nya menegang, langsung saya potong,&#8221; kata Neng.</p>
<p>Saat &#8220;burung&#8221;-nya dipotong, menurut Neng, Muhyi seperti tidak kesakitan. &#8220;Dia cuma bilang, &#8216;Kok kamu melakukan hal itu? Kamu dendam, yah?&#8217;,&#8221; kata Neng menirukan ucapan Muhyi saat itu.</p>
<p>Muhyi, kata Neng, sempat memakai celana sendiri. &#8220;Saat itu saya bingung mau ngapain. &#8216;Terus gimana, dong, kita ke rumah sakit aja, yuk&#8217;,&#8221; katanya kepada Muhyi. Karena semakin lama, luka di selangkangannya semakin sakit dan perih, Muhyi pun meninggalkan Neng dan membawa sepeda motornya sendiri ke Puskesmas Pamulang yang ada di depan kampus Unpam tersebut.</p>
<p><a href="http://www.tempo.co/read/news/2013/05/21/064482068/Ini-Pengakuan-Gadis-Bercadar-Pemotong-Burung" target="_blank"><strong>Tempo</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1853/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Fakta mengejutkan di balik kasus potong kelamin di Pamulang</title>
		<link>http://infopamulang.net/1849</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1849#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 07:30:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Pamulang]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1849</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Photo Bali-Bisnis - Abdul Muhyi (22) kehilangan kelaminnya akibat dipotong seseorang di sekitar Jalan Jalur Gas, dekat Kampus Universitas Pamulang, di Kota Tangerang Selatan pada Selasa (14/5). Ironinya, kelamin yang terputus itu tak bisa disambung lagi. Saat diminta keterangan di awal, Abdul bukannya membeberkan ciri-ciri pelaku. Dia malah malu-malu menceritakan apa yang dia alami [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Ilustrasi Photo <em>Bali-Bisnis</em></p>
<p>-</p>
<p>Abdul Muhyi (22) kehilangan kelaminnya akibat dipotong seseorang di sekitar Jalan Jalur Gas, dekat Kampus Universitas Pamulang, di Kota Tangerang Selatan pada Selasa (14/5). Ironinya, kelamin yang terputus itu tak bisa disambung lagi.</p>
<p>Saat diminta keterangan di awal, Abdul bukannya membeberkan ciri-ciri pelaku. Dia malah malu-malu menceritakan apa yang dia alami ke petugas.</p>
<p>Dia berkilah lupa dengan siapa menghabiskan malam nahas yang membuat kelaminnya terputus. Abdul mengaku peristiwa itu di luar alam sadarnya dan saat terbangun kelaminnya sudah tak ada.</p>
<p>Cerita yang dialami korban memang tergolong unik. Apalagi Abdul sendiri diketahui adalah sosok pemuda yang taat beragama di kampungnya.</p>
<p>Beberapa hari setelah peristiwa ini terungkap, polisi dengan data yang ada coba menelusuri pelaku. Dan Senin (20/5) siang kemarin, pelaku berhasil ditangkap petugas. Pelaku berinisial NN ditangkap di Jl Raya Kosambi Timur RT 02 RW 05 Desa Sidungkul, Kelurahan Cengklong, Kecamatan Kosambi Tangerang.</p>
<p>Dari pengakuan pelaku terungkap beberapa fakta mengejutkan dari kasus ini. Banyak keterangan berbeda dari yang disampaikan pelaku dan korban sebelumnya.</p>
<p>Berikut lima fakta mengejutkan di balik potong kelamin ini:</p>
<p><strong>1. Pelaku seorang wanita</strong></p>
<p>Polisi berhasil menangkap pelaku yang memotong kelamin Abdul. Dia adalah wanita berinisial NN (22).</p>
<p>Saat ditangkap NN tak melakukan perlawanan. Untuk dimintai keterangan, NN langsung dibawa Polsek Pamulang pada Selasa sore kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.</p>
<p><strong>2. NN anak dari keluarga terpandang</strong></p>
<p>Fakta pemotong kelamin Abdul adalah seorang wanita sempat mengejutkan. Pasalnya, setelah kejadian itu Abdul malu-malu saat dimintai keterangan.</p>
<p>Tak hanya itu, kabarnya si pelaku adalah teman kencan Abdul. Tapi apakah teman kencan waria atau wanita tulen masih kabur.</p>
<p>Setelah ditangkap, ternyata diketahui pelaku adalah anak dari orang terpandang di daerahnya. NN diketahui juga memakai cadar di kesehariannya.</p>
<p><strong>3. NN potong kelamin Abdul karena sakit hati telah disetubuhi</strong></p>
<p>NN mengaku nekat melakukan tindakan keji itu pada Abdul karena pria yang dikenalnya lewat SMS nyasar, itu telah menyetubuhinya. NN merasa sakit hati dan dikhianati.</p>
<p>NN dan Abdul sebenarnya tidak memiliki hubungan spesial pacaran. NN mengaku hanya berteman biasa dengan Abdul Muhyi.</p>
<p>&#8220;Karena pertemanan di antara mereka, berjanjian bertemu di daerah Pamulang dan mereka jalan. Saat mereka berjalan itu terjadi hal-hal yang mungkin menyakitkan bagi tersangka. Seperti telah adanya persetubuhan. Karena merasa sakit hati,&#8221; kata Kapolsek Pamulang, Kompol Muhammad Nasir di Polsek Pamulang, Selasa (21/5).</p>
<p>Nasir menjelaskan, perkenalan korban dengan pelaku baru terjalin selama dua bulan.</p>
<p>&#8220;Korban dengan sedemikian rupa merayu pelaku hingga sampai kepada persetubuhan. Setelah itu pelaku berpikir jika ada kesempatan, kalau saya bisa membalas,&#8221; terang Nasir lagi.</p>
<p><strong>4. NN sudah rencanakan potong kelamin Abdul dengan cutter</strong></p>
<p>Sakit hati telah dinodai Abdul, niat jahat muncul di benak NN. Dia ingin membalas perbuatan bejat Abdul dengan memotong kelamin pria asal Bogor yang dikenal saleh itu.</p>
<p>&#8220;Sebelum pulang sambil menunggu angkot. NN bilang ke korban ingin melihat kemaluan si korban. NN sudah lebih dulu melihat ada pisau cutter dan kemudian NN mengajak ke kantin Unpam. Waktu itu sekitar jam 02.00 WIB,&#8221; ujar Kapolsek Pamulang, Kompol M Nasir.</p>
<p>Menurutnya, pisau itu diambil dari kolong meja kantin Unpam. NN kemudian langsung memotong kelamin Muhyi setelah resleting celananya dibuka.</p>
<p>&#8220;Tetapi saat dipotong korban tak berteriak, justru bertanya, kenapa kok dipotong?&#8221; katanya.</p>
<p><strong>5. Usai potong kelamin Abdul, NN mengantarkan ke rumah sakit</strong></p>
<p>Kejanggalan lainnya, usai memotong kelamin Muhyi, NN tak langsung kabur. Dia justru mengantar Muhyi ke RS terdekat.</p>
<p>Saat itu, petugas berusaha menyambut kembali kelamin Abdul yang terputus. Tapi sayang hal itu tak bisa dilakukan.</p>
<p>&#8220;Tidak dapat disambung, dan harus diamputasi,&#8221; ujar Mursal, salah satu dokter yang ikut mengoperasi Abdul di RSUD Tangerang Selatan.</p>
<p><a href="http://www.merdeka.com/peristiwa/5-fakta-mengejutkan-di-balik-kasus-potong-kelamin-di-pamulang.html" target="_blank"><strong>Merdeka.com</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1849/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi, Puluhan PSK Tangsel Terjaring Operasi Pekat Polisi</title>
		<link>http://infopamulang.net/1846</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1846#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 07:12:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1846</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Photo portaltigaimage - Sebanyak 21 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) terjaring dalam operasi Penyakit Masyarakat (pekat) yang digelar jajaran petugas Polres Kota Tangerang, Rabu (22/5/2013) dini hari. Ya, operasi Pekat kali ini digelar serentak di sejumlah warung remang-remang, cafe tenda, hingga ruas jalan yang ada diwilayah Kecamatan Setu, Pondok Aren dan Teluk Naga. Kapolres [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Ilustrasi Photo <em>portaltigaimage</em></p>
<p>-</p>
<p>Sebanyak 21 wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) terjaring dalam operasi Penyakit Masyarakat (pekat) yang digelar jajaran petugas Polres Kota Tangerang, Rabu (22/5/2013) dini hari.</p>
<p>Ya, operasi Pekat kali ini digelar serentak di sejumlah warung remang-remang, cafe tenda, hingga ruas jalan yang ada diwilayah Kecamatan Setu, Pondok Aren dan Teluk Naga.</p>
<p>Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Bambang Priyo Andogo mengatakan, giat razia Pekat kali ini digelar guna menjawab tingginya laporan masyarakat terkait aktivitas tempat hiburan malam yang menjajakan wanita minuman keras (miras) dan PSK tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita menindak lanjuti laporan masyarakat, bahwa di sejumlah daerah tersebut marak PSK,&#8221; ujar Kapolres kepada kabar6.com didampingi Kapolsek Cisauk AKP Bachtia Siregar dan Kabag Ops Kompol Kustanto.</p>
<p>Para PSK yang terjaring, kata Kapolres, selanjutnya akan didata dan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Tangsel, untuk diberikan pembinaan. Seperti PEndidikan dan Pelatihan (Diklat) atau diserahkan ke panti rehabilitasi.</p>
<p>&#8220;Kita juga memahami fasilitas yang dimiliki belum memenuhi kriteria. Namun, hal itu menjadi kewenangan pihak Dinsos Kota Tangsel. Kami sebagai pelaksana Undang-undang tidak akan bosan menertibkan PSK di warung remang-remang,&#8221; tutur Kapolres.</p>
<p>Sepekan lalu, Satpol PP Tangsel juga sempat menjaring puluhan PSK dari sejumlah titik diwilayahnya. Namun sayang, PSK yang terjaring itu terpaksa dibebaskan kembali sebelum diserahkan ke panti rehabilitasi.</p>
<p>Pasalnya, Satpol PP tak berdaya melawan saat aula kantor Kecamatan Ciputat yang dijadikan lokasi pendataan PSK, tiba-tiba didatangi oleh puluhan centeng bertampang sangar.</p>
<p>Sambil mengamuk dan merusak pintu aula kantor KEcamatan Ciputat, para centeng mengintimidasi petugas Satpol PP Tangsel agar membebaskan para PSK yang ditangkap tersebut.</p>
<p><a href="http://www.kabar6.com/tangerang-raya/tangerang-selatan/8617-lagi-puluhan-psk-tangsel-terjaring-operasi-pekat-polisi.html" target="_blank"><strong>Kabar6.com</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1846/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awas, Produk Rumah Tangga Minus SNI Marak di Tangsel</title>
		<link>http://infopamulang.net/1844</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1844#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 06:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1844</guid>
		<description><![CDATA[Hasil inspeksi mendadak petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan banyak produk tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Beragam produk kelistrikan dan elektronik rumah tangga yang murah berkualitas rendah dan dapat membahayakan keselamatan konsumen, begitu marak dijual bebas dipasaran. Kabid Pengawasan dan Informasi Disperindag Kota Tangsel, Irma Safitri mengatakan, saat ini [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil inspeksi mendadak petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan banyak produk tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).</p>
<p>Beragam produk kelistrikan dan elektronik rumah tangga yang murah berkualitas rendah dan dapat membahayakan keselamatan konsumen, begitu marak dijual bebas dipasaran.</p>
<p>Kabid Pengawasan dan Informasi Disperindag Kota Tangsel, Irma Safitri mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan sesuai dengan Permendag nomor 14/M-Dag/Per/3/2007 tentang standarisasi terhadap barang dan jasa.</p>
<p>&#8220;Kami mensinyalir, marak barang tak ber SNI yang bila digunakan justru merugikan konsumen,” kata Irma, Selasa (21/5/2013).</p>
<p>Dan, hasil pendataan petugas di wilayah Pasar Ciputat, ditemukan dari empat toko elektronik, beragam jenis alat kelistrikan yang tidak memiliki standar SNI.</p>
<p>Antara lain jenis, stop kontak kotak, colokan kontak, dan beberapa bohlam lampu yang tidak memiliki standar SNI. Termasuk juga beberapa kipas angin dan televisi yang tidak menyertakan petunjuk manual berbahasa Indonesia dan kartu garansi.</p>
<p>Irma menjelaskan, sesuai Undang-undang Nomor 14 Tahun 2007 tersebut ada 90 item alat elektronik yang harus ber-SNI. Jaminan SNI, terangnya, kualitas dari barang yang digunakan konsumen lebih terjamin serta aman.</p>
<p>Meski diakui, bahwa harga barang dengan standar SNI memang lebih mahal dibandingkan produk merek lain yang tidak memiliki standar SNI.</p>
<p>Secara kasat mata terangnya untuk membedakan barang tak ber-SNI di pasaran dengan melihat tanda SNI yang di emboss atau bahasa lainnya menyertakan logo SNI dibuat timbul dibagian alat-alat elektronik.</p>
<p>“Barang ber SNI jelas lebih mahal namun lebih terjamin kualitasnya dan sudah sesuai dengan prosedur mengenai kesehatan, keamanan keselamatan dan lingkungan,” katanya.</p>
<p>Selanjutnya, barang yang dinyatakan tidak ber-SNI resmi, akan ditarik dari peredaran. “Kami akan telusuri darimana barang tersebut dan kami akan beri peringatan kepada para penjual untuk tidak lagi menjual barang-barang tak ber SNI ke konsumen,&#8221; ujar Irma.</p>
<p><a href="http://www.kabar6.com/tangerang-raya/tangerang-selatan/8616-awas-produk-rumah-tangga-minus-sni-marak-di-tangsel.html" target="_blank"><strong>Kabar6.com</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1844/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>8 Anak Punk Serpong Digelandang ke Pesantren</title>
		<link>http://infopamulang.net/1840</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1840#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 10:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1840</guid>
		<description><![CDATA[Ilustrasi Photo bernilai - Razia Pekat Jaya yang digelar petugas Polsek Serpong berhasil menjaring 8 anak Punk dari kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam razia tersebut, aksi kejar-kejaran tak dapat dihindarkan, karena mencoba kabur dari kejaran petugas. Dalam razia yang di gelar Senin (20/5/2013), 8 anak Punk yang kedapatan sedang mangkal di sekitar [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Ilustrasi Photo <em>bernilai</em></p>
<p>-</p>
<p>Razia Pekat Jaya yang digelar petugas Polsek Serpong berhasil menjaring 8 anak Punk dari kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).</p>
<p>Dalam razia tersebut, aksi kejar-kejaran tak dapat dihindarkan, karena mencoba kabur dari kejaran petugas.</p>
<p>Dalam razia yang di gelar Senin (20/5/2013), 8 anak Punk yang kedapatan sedang mangkal di sekitar perampatan Jalan Raya Serpong, tepatnya di lampu merah German center.</p>
<p>Kapolsek Serpong, Kompol Leganek Mawardi mengatakan, operasi pekat Jaya ini di tujukan untuk mengantisipasi ketertiban dan keamanan masarakat.</p>
<p>Ke 8 anak punk yang tertangkap kemudian dikirim ke Pesantreen Masjid Annur guna dilakukan pembinanaan.</p>
<p>Untuk pembinaan para anak punk, Polsek Serpong bekerjasama dengan Ustad Haryoto. Tujuannya agar anak punk ini bisa mendapat pendidikan keagamaan, minimal mereka mengerti bagaimana berwudu dan sholat berjamaah.</p>
<p><a href="http://www.kabar6.com/tangerang-raya/tangerang-selatan/8574-8-anak-punk-serpong-digelandang-ke-pesantren.html" target="_blank"><strong>Kabar6.com</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1840/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sampah di Tangsel masih Menjadi Persoalan</title>
		<link>http://infopamulang.net/1838</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1838#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 16:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1838</guid>
		<description><![CDATA[Photo antarasumut - Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menjadi masalah krusial. Seperti pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, endapan air lindi terlihat tidak terbuang dengan baik dan menimbulkan bau yang menyengat. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel Muhammad Taher Rochmadi mengaku bahwa proses penyaringan air [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Photo <em>antarasumut</em></p>
<p>-</p>
<p>Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menjadi masalah krusial. Seperti pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, endapan air lindi terlihat tidak terbuang dengan baik dan menimbulkan bau yang menyengat.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel Muhammad Taher Rochmadi mengaku bahwa proses penyaringan air lindi sebenarnya sudah berjalan baik. Hanya saja memang karena jumlah sampah terus meningkat, menjadikan lima kolam pengolahan air lindi yang tersedia terkadang menjadi penuh.</p>
<p>Untuk menyiasatinya, pihaknya kini sudah bekerjasama dengan pihak ketiga spesialis Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT). Rencananya setiap dua bulan sekali akan dilakukan penyedotan air lindi untuk mengurangi bau menyengat.</p>
<p>“Soal bau memang masih jadi kendala. Karena itu kami juga sudah bekerjasama dengan IPLT di Karawaci,” terangnya, Jumat (17/5).</p>
<p>Luas lahan TPA Cipeucang, sambungnya, dalam waktu dekat juga dipastikan akan ditambah. Untuk merealisasikannya, teknis dan sistem pengolahan sampah beserta peralatan, serta anggarannya berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kota Tangsel selaku pemilik wilayah hanya bertugas sebagai penyedia lahan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari total luas lahan yang mencapai sekitar 6 hektare, sekitar 1 hektare kini digunakan untuk mengolah sampah dengan sistem sanitary landfill. &#8220;Untuk perluasan lahannya sendiri direncanakan akan ditambah seluas 1,5 hektare lagi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengutarakan, terkait penanganan sampah pihaknya hingga kini masih terus melakukan tindakan-tindakan. Prosesnya tidak dapat secara serta-merta dilakukan.</p>
<p>&#8220;Persoalan sampah bukan masalah mudah, tidak hanya di Tangsel saja bahkan di daerah lain demikian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk itu masyarakat diharapkan bersabar. Disamping itu, dibutuhkan pula koordinasi dengan masyarakat luas untuk bersama-sama ikut menanggulanginya. &#8220;Tidak mungkin hanya berpangku pada Pemerintah Kota saja. Peran masyarakat dibutuhkan seperti kegiatan pemilahan pada tingkat rumah tangga dan tiap Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST),&#8221; tutupnya.</p>
<p><a href="http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/18/6/154608/Sampah-di-Tangsel-masih-Menjadi-Persoalan" target="_blank"><strong>Metrotvnews</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1838/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SDN Jombang I Raih Segudang Prestasi</title>
		<link>http://infopamulang.net/1834</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1834#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 16:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan & Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1834</guid>
		<description><![CDATA[Photo vr-laser - Wajar saja Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jombang I, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan ini menjadi sekolah yang diminati dan dipaporitkan oleh para orang tua anak didik tingkat dasar untuk memilih menyekolahkan putra/putrinya di sekolah ini. Pasalnya banyak anak didik siswa-siswi SDN Jombang I mengukir prestasi menjadi juara pada beberapa ivent perlombaan sekolah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: right; font-size: 11px;">Photo <em>vr-laser</em></p>
<p>-</p>
<p>Wajar saja Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jombang I, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan ini menjadi sekolah yang diminati dan dipaporitkan oleh para orang tua anak didik tingkat dasar untuk memilih menyekolahkan putra/putrinya di sekolah ini. Pasalnya banyak anak didik siswa-siswi SDN Jombang I mengukir prestasi menjadi juara pada beberapa ivent perlombaan sekolah dasar pada tingkat Kecamatan, Tingkat Kota maupun tingkat Provinsi.</p>
<p>Bukan saja anak didik yang mampu mengukir prestasi cemerlang serta memperoleh beberapa Piala kejuaraan dan Piagam Penghargaan Prestasi, rupanya Kepala Sekolahnyapun seorang pahlawan tanpa tanda jasa, abdi negara yang punya reputasi cukup baik sebagai Kepala sekolah dan ketua gugus 6 di tingkat Kecamatan Ciputat Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>H. Dharma Saputra SP.d, Kepala sekolah (Kepsek) SDN Jombang I mengakui, sekolah yang ia pimpin beberapa tahun sampai saat ini, banyak mendapat perhatian dari masyarakat, memberi kepercayaan penuh terhadap sekolah itu untuk menyekolahkan Putra-Putri mereka di bawah bimbingan dan asuhan para tenaga guru-guru pengajar yang berpengalaman, ungkapnya kepada beritatangsel.com saat ditemui disekolahnya (16/05) lalu.</p>
<p>”SDN Jombang I ini banyak diminati masyarakat, bukan saja karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau, akan tetapi para orang tua murid mengerti bahwa sekolah ini telah berhasil menyandang predikat yang patut dibanggakan dengan mengukir berbagai keberhasilan anak-anak muridnya berprestasi dan menjadi juara mengikuti berbagai perlombaan tingkat Kecamatan, Tingkat Kota maupun tingkat Provinsi” jelas Dharma.</p>
<p>Disinggung soal prestasi sekolah SDN Jombang I, Dharma menjelaskan; 1. Juara pertama lomba Pidato Bahasa Indonesia Tingkat Kecamatan, 2. Juara Pertama Cipta Puisi Tingkat Kecamatan, 3. Juara Pertama siswa berprestasi tingkat kecamatan, 4. Juara Pertama Desain Batik Tingkat Kecamatan, 5. Juara Pertama Melukis Tingkat Kecamatan, Selain menjuarai Tingkat Kecamatan Tambah Dharma, Tingkat Kota Pun diraih anak didik kami meliputi Juara Pertama lomba melukis dan Juara Ketiga Siswa berprestasi Tingkat Kota Tangerang Selatan bahkan tingkat provinsi pun ikut diraih anak didiknya dalam ajang Lomba Melukis dan berhasil memboyong Juara Ketiga dalam ajang tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut dharma menjelaskan, keberhasilan anak didiknya meraih prestasi tidak lepas dari pembinaan rutin yang dilakukan para guru dan kerjasama orang tua murid serta pemerintah setempat. “semua tidak akan bisa tercapai meraih prestasi tanpa adanya bantuan semua pihak”, Jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, ditempat yang sama Hj Murti Rahayu sebagai pengawas pembina gugus 6 menambahkan, “kami bangga atas pretasi yang telah diraih anak didik kami, prestasi ini bukan semata-mata keberhasilan sekolah, tapi berkat kerja sama semua pihak baik orang tua, para guru, kepala sekolah serta pemerintah”, ungkapnya mengakhiri.</p>
<p><a href="http://beritatangsel.com/pendidikan/read/sdn_jombang_i_raih_segudang_prestasi/" target="_blank"><strong>BeritaTangsel</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1834/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawali: Posko Antiputus Sekolah Segera Dibentuk</title>
		<link>http://infopamulang.net/1832</link>
		<comments>http://infopamulang.net/1832#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 15:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar TangSel]]></category>
		<category><![CDATA[HomeSlider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infopamulang.net/?p=1832</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali membuat satu program khusus dibidang dunia pendidikan. Menyusul masih tingginya anak putus sekolah di wilayah penyangga ibukota yang telah menyandang motto sebagai kota pendidikan. “Satu program strategis lainnya yang tidak kalah penting untuk dijalankan pada awal tahun ajaran nanti adalah posko antidrop-out, posko antianak putus sekolah,” jelas Wakil [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali membuat satu program khusus dibidang dunia pendidikan. Menyusul masih tingginya anak putus sekolah di wilayah penyangga ibukota yang telah menyandang motto sebagai kota pendidikan.</p>
<p>“Satu program strategis lainnya yang tidak kalah penting untuk dijalankan pada awal tahun ajaran nanti adalah posko antidrop-out, posko antianak putus sekolah,” jelas Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Sabtu (18/5/2013).</p>
<p>Benyamin menjelaskan, ada tiga masalah yang kerap menghantui daerah di kabupaten/kota di Indonesia masih menjadi momok. Ketiga masalah itu antara lain, kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan peradaban.</p>
<p>Melalui posko yang nantinya dibentuk ini, tambahnya, warga diharapkan mau melaporkan ke aparatur daerah bila terdapat anak putus sekolah.</p>
<p>Meski belum ada data pasti mengenai angka anak putus sekolah, ia tak menampik bila salah satu masalah di dunia pendidikan ini angkanya relatif cukup tinggi.</p>
<p>“Tidak bisa ditawar lagi, pendidikan merupakan bidang yang sangat penting. Dalam perspektif sosial, pendidikan merupakan kunci jawaban atas tiga permasalahan utama yang sering dihadapi negara berkembang,” terangnya.</p>
<p>Secara langsung maupun yang tidak berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan, menurut Benyamin, harus bahu-membahu membuat Kota Tangsel maju pesat.</p>
<p>Selama ini melalui berbagai program, Pemerintah Daerah terus berupaya memajukan dunia pendidikan. Menuju masyarakat yang cerdas, modern dan religius.</p>
<p>Penghargaan berikutnya yang perlu mendapatkan apresiasi tinggi adalah keberhasilan siswa-siswi utusan Kota Tangerang Selatan diajang Olimpiade Desain Nasional.</p>
<p>Kepala Daerah berharap, prestasi yang sudah diraih mampu menjadi tauladan dan panutan bagi siswa-siswi lainnya.</p>
<p>“Program pendidikan yang sudah digulirkan antara lain, perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas tenaga pengajar, peningkatan dana BOSDA untuk buku pelajaran, pemberian beasiswa dan insentif bagi guru honorer,” klaimnya.</p>
<p><a href="http://tangseloke.com/news/2013/05/19/wawali-posko-antiputus-sekolah-segera-dibentuk/" target="_blank"><strong>TangselOke</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infopamulang.net/1832/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
